Pantomime dari Masa ke Masa

Seni Pantomime bermula pada jaman Yunani Kuno, berbentuk pertunjukan gerak yang tidak disertai dengan kata – kata, namun hanya diiringi oleh cerita narrative dan music instrument. Namun pada abad pertama, seni ini di larang karena dianggap menampilkan hal – hal yang berbau erotis.

Pada abad pertengahan, seni pantomime mulai kembali dimunculkan dengan gaya yang berbeda. Bahkan seni pantomime ini banyak dipertunjukkan dalam acara – acara menyambut natal.

Seni pantomime yang hampir sama dengan yang sering kita lihat saat ini berawal dari abar 17 di Inggris yaitu pada sebuah pertunjukan opera Harlequinade. Opera ini dimainkan oleh sekelompok Teather “Drury Lane Theatre” yang di pimpin oleh Augustus Harris. Sehingga Augustus Harris kemudian dikenal sebagai Bapak Pantomim Modern.

Seni pantomime terus berkembang hingga sama seperti seni pantomime saat ini yaitu salah satunya menggunakan cat putih pada wajah serta gerakan gesture yang sama dengan saat ini, dan sering disebut dengan “corporeal mime”. “Corporeal mime” ini dimulai dari perancis dan dicetus kan oleh Etienne Decroux, yang juga dikenal dengan the father of modern French mime, pada abad awal abad ke 19. Seni pantomime kemudian mengalami banyak perkembangan hingga saat ini, sebagai salah satu cabang dari Seni Theater. Seni Theater sendiri pada dasarnya dibagi menjadi 5 jenis, yaitu Theatre Boneka, Drama Musical, Theatre Gerak, Theatre Dramatik dan Theatrikal Puisi. Pantomime merupakan jenis Theatre Gerak.

Tokoh Pantomime pada abad ini yang sering kita lihat yaitu Miguel chispa González dan Rowan Atkinson “MR.Bean”. Sedangkan pantomime local yang sering kita lihat yaitu Didik Nini Towok

Iklan