When God Make You Wait

Bpk. Alex Setia Prayoga

Menjadi Kristen bukan ketika kita melakukan Tanda Salib, pakai kalung salib, dsb, menjadi Kristen adalah bagaimana relationship kita dengan Tuhan.

Seperti apakah kehidupan kita sebagai anak Tuhan?

“Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan,
dan bertekunlah dalam doa!”
Roma 12:12

Seperti yang tertulis dalam Roma 12:12, menjadi Anak Tuhan harus bersukacita dalam pengharapan, bersabar dalam kesesakan, bertekun dalam doa, dan semuanya itu tidak terpisahkan.

SETIAP DARI KITA PASTI MEMILIKI PENGHARAPAN

Seperti apakah pengharapan kita? Seperti ORANG DUNIA (SEKULER) atau secara INPRISTUS sebagi ANAK TUHAN?

Harapan kita tidak sesuai dengan harapan Tuhan. Oleh karena itu, ketika kita berharap terhadap sesuatu, buat harapan itu untuk kemuliaan Tuhan.

Ketika kita melakukan sesuatu untuk kemuliaan Tuhan, maka yang lain akan ditambahkan

BIARLAH ENGKAU BERHARAP SESUATU DALAM DIMENSI KEKEKALAN

Jangan engkau mengandalkan kekuatan mausia, terkutuklah seorang yang mengandalkan kekuata manusia. Andalkan kekuatan Tuhan, bagi Tuhan tak ada yang mustahil.

Jangan seperti seorang Yahudi yang meminta Mesias untuk membebaskan dari penjajahan Roma hanya secara fisik ketika Yesus datang, padahal Yesus memberikan pembebasan yang lebih baik dan hebat, yaitu kebebasan maut.

Bersukacitalah dalam pengharapan. Pengharapan bukan untuk memuaskan daging, jika kita tarik ke ujungnya : untuk kemuliaan Allah. Dengan cara itu kita akan mengalami perjumpaan dengan Tuhan.

Kita berharap pada suatu pribadi yang bias menjadikan kita menjadi lebih lagi

  • Bagaimana dengan kita ketika dalam pergumulan? Apakah kita benar-benar bergantung pada Tuhan?
  • Ketika kita tidak bergantung, bagaimana kita tahu sesuai dengan kehendak Tuhan? Kita mau jadi apa?
  • Kalau kita mau berelasi dengan Tuhan, tapi tidak pernah baca Alkitab. Bagaimana bisa?

“Doa harus menyertai pembacaan Kitab Suci, seperti terwujudlah wawancara antara Allah dan manusia. Sebab, apabila kita berdoa, kita berbicara dengan Allah; apabila kita membaca amanat-amanat ilahi, kita mendengarkan Allah” (Dei Verbum 25)

Sering kita lupa 1 hal : Ketika kita berharap, terkadang tida tahu sesuai dengan kehendak Allah atau tidak.

Ketika kita membaca dan bergumul dengan Alkitab, kita akan mengerti hidup kita akan dibawa kemana. Dibawa kemana kepada suatu pribadi yang luar biasa.

Ketika Dia rela memberikan PutraNya yang tunggal, apalagi sesuatu yang kecil? Asalkan sesuai dengan kehendak Tuhan.

Ketika kita meminta sesuatu yang tidak sesuai dengan kehendaknya, bagaimana Tuhan mau mengabulkan? Jikapun itu terkabul, ada kerja si jahat dibalik pengharapan itu.

Tuhan bisa letakan kita dimanapun, tapi 1 hal dalam hidup : MEMULIAKAN DIA

Let it flow is not good motivation to live this life

TIDAK SEDIKIT ORANG “SUMPEK” KARENA KEINGINANNYA TIDAK TERPENUHI

Oleh karena itu, bawa dalam doa puasa hingga tahu maksud Tuhan apa, minta bantuan Roh Kudus untuk memimpin. Karena hanya menjadi Kristen tidak menjadi jaminan kalau kita tidak memilik relasi dengan Dia.

MENGIKUTI KEHENDAK TUHAN MEMBUAT KITA TIDAK BISA BEKERJA PROFESIONAL

Idealnya, semakin kita mendekat dan mengasihi Tuhan, pekerjaan pasti tetap professional.

Menjadi professional bukan berarti menggunakan weekdays untuk kerja, weekend untuk Tuhan, tapi menggunakan 24/7 kita untuk Tuhan.

Iklan